Sahabat netizeninfo.com, mari saling berbagi, saling mengingatkan diantara kita. Apakah tindakan dan perbuatan kita sudah sesuai dengan tuntunan agama? Apakah kita sudah memperingati hari-hari baik dalam agama kita? Atau bahkan kita hanya memperingati hari-hari yang dipopulerkan oleh orang-orang yahudi, nasrani, majusi dan lainnya? Seperti perayaan tahun baru, perayaan Valentine dan lainnya. Apakah hal itu dibolehkan oleh agama kita, lalu bagaimana seharusnya kita menyikapinya? Berikut akan saya paparkan beberapa hal penting mengenai hari Valentine ini:

Dalam sebuah kutipan pidato dari seorang tokoh yahudi yaitu Samuel Zwemmer pada Konferensi Missi di Yerussalem pada tahun 1935 dia memperoklamirkan misinya merusak umat muslim, usaha mereka bukanlah untuk menjadikan umat muslim pindah agama namun misi mereka adal untuk menjauhkan umat muslim dari ajaran agamanya lengkapnya isi pidato tersbut adalah:

“Misi paling utama kita bukanlah menjadikan orang Muslimin berpindah  agama menjadi orang Kristen atau Yahudi, akan tetapi cukupdengan menjauhkan mereka dari ajaran Islam… Kita jadikan mereka menjadi generasi muda Islam yang jauh dari ajaran Islam, malas untuk bekerja, suka foya-foya, senang melakukan kemaksiatan, memburu kenikmatan hidup dunia, dan orientasi hidupnya semata-mata untuk memuaskan hawa nafsunya saja…”

Usaha propaganda Yahudi telah menyebar luas ke penjuru dunia, menyerang otak dan pemikiran semua umat, terutama umat Islam. Generasi muda Islamadalah sasaran utamanya supaya lupa dengan ajaran agama dengan berfoya-foya dan menikmati kenikmatan dunia semata sehingga agama yang akan membawa kejalan yang benar terlupakan dan ajaran sesat digadang-gadangkan, sehingga generasi muda terjerumus kedalam lembah kemaksiatan hitam yang kelam.

Sudah saatnya pemuda Islam tahu bahwa kebanyakan kegiatan yahudi sudah diikuti dan pemuda Islam bahkan meninggalkan kegiatan muslimnya, sehingga kita terperangkap dengan cara-cara mereka dan melupakan kewajiban kita, batasan kita antara sesama, antara pria dan wanita yang belum mukhrim. Saat ini yang tinggal hanya nama dan status kita dalam KTP yang tertulis bahwa Agama : Islam.

Momen yang mengejutkan dan sudah familiar dikalangan muda mudi saat ini adalah Valentine’sDay (VD) atau dikenal juga dengan hari kasih sayang salah satu budaya yahudi yang dikemas dengan sangat mempesona, menarik dan modern, sehigga selalu diperingati setiap tahunnya. Hal ini menghancurkan akidah generasi muda Islam saat ini. Semua orang didunia ini tertarik dan tergiur dengan budaya tak berdasar tersebut, tidak terkecuali muda-mudi islam, jika boleh saya katakan bahwa sahabat saya yang muslim demikian, anda bodoh namun tidak sadar dengan kebegoan anda.

Jika kita lihat dan perhatikan dengans saksama baik di Mall, kafe, televisi, dan pusat-pusat keramaian di kota-kota; gambar-gambar berbentuk hati, pita-pita dan aksesoris warna merah jambu, bunga-bunga mawar, dan cokelat yang merupakan barang khusus Valentine’s Day. Selain itu semua anda harus tahu bahwa ada satu maskot porno child yang dikenal sebagai lambangValentine’s Day yaitu seorang anak laki-laki telanjang bulat bersayap yang memegang panah, yang dikenal dengan nama Cupid. Hal seperti inikah yang diajarkan oleh agama kita?

Fakta Gelap perayaan Valentine’s Day

Sahabat muda muslim, berikut akan saya beberkan beberapa hal yang mungkin akan merubah sahabat untuk berhenti merayakan hari Valentine’s Day ini dan atau bahkan sahabat saya yang muslim akan membenci perayaan seperti ini selamanya. Bahkan sahabat akan jijik dengan Perayaan itu. Oleh karena itu tetaplah membaca dan jangan berhenti sebelum selesai.


  •  Perayaan Valentine’s Day adalah hari yang dibuat-buat saja

PerayaanValentine’s Day berasal dari kisah seorang Santo (orang suci dalam agama kristen Katolik) yang sangat rela menyerahkan nyawa demi cinta orang lain. Orang itu adalah Santo Valentinus. Dalam penelitan kepada orang-orang dalam gereja itu mereka tidak dapat menemukan siapa sesungguhnya sosok Santo Valentinus. Bahkan lebih banyak yang mengakui kisah ini sebagai kisah yang  tidak berdasar dan diyakini merupakan mitos atau karangan saja (dongeng).

Sekarang ini terdapat tiga versi cerita orang yang dianggap bernama Valentine yang konon katanya meninggal pada tanggal 14 Februari. Seorang diantaranya dikisahkan sebagai orang yang mati pada masa kekuasaan keKaisaran Romawi, namun initidak pernah dijelaskan sama sekali secara detail siapa sebenarnya tokoh Santo Valentine dimaksud. dengan kisahnya yang tak pernah diketahui sama sekali ujung pangkalnya karena setiap sumber menceritakan kisah yang berbeda. Ketiga nama Santo yang disebutkan itu adalah seorang Pastur Roma, salah satu uskup Interamna (modern Terni), dan seorang martir di provinsi Romawi Afrika. Hubungan ketiganya dengan Valentine’s Day?“tidak jelas”.

  • Diadopsi menjadi budaya gereja

Kebanyakan kita termasuk Remaja muslim sampai saat ini percaya dan yakin bahwa Valentine’s Day merupakan salah satu hari raya agama Kristen. Namun beberapa orang kristen menyatakan bahwa Hari Valentine tidak ada dalam Injil, baik Injil dalam Perjanjian Lama atau Perjanjian Baru.  Valentine’s Day merupakan hasil adopsi Lupercalian Festival yang dilakukan oleh seorang Paus Gelasius, yang sebenarnya telah dihapus dari daftar gereja pada tahun 1960-an. Pengapdosian tradisi kepercayaan Paganisme di Roma dilakukan oleh para penginjil agar masyarakat menerima kristen. Usaha ini tidaklah sia-sia, terbukti sekali dengan diterimanya Kristen sebagai agama Kekaisaran Romawi pada masa Kekaisaran Konstantin. Akankah kita merayakannya?

  • Ritual kaum Pagan Roma

Valentine’s Day telah diadopsi dari suatu ritual yang sangat menjijikkan kaum Pagan di Roma, yang dinamakan Lupercalian Festival. Perayaan itu selalu diadakan setiap tahunnya pada tanggal 13 sampai dengan 18 Februari dan puncakperayaan ini adalah tanggal 15 Februari. Dua hari yang pertama diperuntukkan bagi dewi cinta Juno Februata. Tanggal 13 Februari di pagi hari, pendeta tertinggi Pagan Roma mengumpulkan para pemuda dan para pemudi di kuil pemujaan. Mereka dipisahkan membuat dua barisan dan semuanya menghadap altar utama. Semua nama perempuan muda dituliskan dalam lembaran kecil. Setiap lembaran berisi satu nama. Kemudian Lembaran-lembaran kecil tersebut dimasukkan dalam wadah mirip kendi besar atau ada juga yang dimasukkan dalam wadah mirip botol besar.

Setelah semua nama dikumpulkan dan dimasukkan sang pendeta yang memimpin upacara dan mempersilakan pemuda maju satu per satu untuk mengambil satu kertas yang bertuliskan nama gadis-gadis yang ada di dalam wadah secara acak, sampai kertas dalam wadah terambil semua. Setiap nama yang tertera dalam kertas yang diambil pemuda diharuskan untuk melayani pemuda dalam segala hal sampai satu tahun kedepan tanpa dalam hubungan yang sah dalam agama alias kumpul kebo. Pada tanggal 14 dan 15 mereka bebas melakukan apa saja, mengumbar syahwat tanpa ikatan pernikahan. Pada tangal 15 mereka kembali ke kuil untuk memanjatkan do’a kepada Dewa Lupercalia agar dilindungi dari serigala dan roh jahat. Sebagai tumbal pendeta membawa seekor kambing dan seekor anjing untuk disemblih diatas altar.

Setelah kambing dibantai para pemuda mengambil kulit kambing dan berlari di jalanan kota sambil diikuti para gadis, para gadis berlomba mendapatkan sentuhan kulit kambing, dengan kepercayaan bahwa semakin banyak mereka menyentuh kulit kambing maka akan bertambah cantik dan subur. Sungguh Logika yang tidak berakal, akankah kita membenarkan secara agama perbuatan seperti ini?

  • Tangisan di balik cokelat Valentine

Cerita ini diungkap oleh salah satu situs independen dari  Amerika Serikat, yang bertemakan Democrazy Now! Pada tanggal 13 Februari 2004 situs ini memuat headline berjudul “The Dark Side of Valentine’s Day-Ties Between the Chocolate Industry and Child Slavery” yang bermakna “Sisi Gelap Antara Hari Valentine dengan Perbudakan Anak”  artikel ini adalah hasil wawancara antara jurnalis kawakan Amerika, Amy Goodman dengan Melissa Schweisguth, seorang koordinator Exchange Trade Fair.
Inti dari wawancara tersebut adalah:

“Bahwa 70% kokoa yang menjadi bahan pembuatan cokelat berasal dari Afrika Barat, 42%nya berasal dari Pantai Gading. Afrika Barat penghasil kokoa terbesar dunia, terutama bagi produsen-produsen cokelat seperti M&M atau Mars.”

Faktanya, lebih dari 284.000 anak kecil yang pernah dipekerjakan di sana dengan upah dibawah upah minimal. Pada mulanya temuan ini disangkal oleh pemilik usaha, karena berbagai tekanan yang datang dari lembaga-lembaga pemantau keselamatan anak dan juga dari banyak LSM dunia, maka akhirnya mereka mengakui persoalan tersebut dan berjanji akan melakukan perbaikan namun hal itu tidak juga duwujudkan dengan sempurna alias modus perusahaan saja.


Sekecil apapun partisipasi kita untuk mewujikan terjadinya perayaan Valentine’s Day, bahkan sekedar mengucapkannya saja, adalah haram hukumnya. Berikut adalah dalil-dalil yang secara jelas mengharamkan Valentine.

Firman Allah SWT dalam QS. Al Maaidah ayat 51 yang artinya:
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesnungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang dzalim.“

Ayat lainnya QS. Al Isra’: 36 berbunyi:
“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mengetahui tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya akan diminta pertanggungjawaban.”

Sabda Rasulullah SAW dalam suatu haditsnya yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Imam Ahmad dari Ibnu Umar menyatakan:
“Barangsiapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut.”

Dalam Hadits lain yang diriwayatkan oleh Ahmad Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa melakukan amal yang tiada didasari perintahku (Qur’an dan Sunnah), maka amal perbuatannya tertolak.”

Sahabat saatnya kita menentukan masa depan kita apakah kita akan menjadi orang yang benar dengan meninggalkan kegiatan yang tidak berguna, atau kita akan mengikuti cara-cara orang yahudi yang bertujuan menghancurkan kehidupan kita, atau jalan mana yang akan kita pilih. Baik sendiri ataupun bersama-sama.
Semoga Informasi ini bermanfaat dan dijadikan bahan pelajaran, semoga Allah menunjuki kita jalan yang lurus…silahkan sahabat bagikan kepada sahabat-sahabat kita lainnya, sehingga kita mendapatkan pahala yang berguna di dunia dan akhirat.
Assalamualaikum Wr Wb

0 comments:

Post a Comment