Jusuf Kalla sudah dua kali menjabat wakil presiden, beliau adalah wakil presiden yang tergolong luwes dan berani bahkan terlalu berani, tidak seperti para wakil presiden lainnya Jusuf Kalla atau akrab dipanggil JK bahkan berani mengambil keputusan yang beresiko, kita ambil saja contoh kasus saat Jusuf Kalla menjabat Wakil Presiden ketika terjadi konflik Organisasi Papua Merdeka (OPM), Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Jusuf Kalla berupaya menuntaskan masalah tesebut.

Lahir dari lingkungan bisnis dari generasi kedua Kalla, pada tahun 1960 beliau diminta untuk menjadi Kepala Dolog Sulawesi Selatan, namun beliau menolaknya, karena masa itu terjadi kemunduran perusahaan-perusahaan besar di Indonesia karena krisis, terjadi infalasi besar-besaran.Saat itu beliau berfikir bahwa perusahaan harus dikembangkan ulang.

Filosofi yang beliu gandeng adalah turunan dari ayah beliau (Haji Kalla)
"Setiap perusahaan tidak hanya bermanfaat bagi perusahaan itu sendiri tetapi juga bermanfaat untuk mengembangkan masyarakat sekitar kita"
Dengan prinsip bisnis yang diberikan oleh ayah beliau, kemudian beliau berfikir untuk melakukan usaha penjualan mobil, dikala tidak ada pekerjaan yang beliau lakukan saat itu, tetapi beliau tidaklah meninggalkan usaha yang diwariskan oleh orang tua. usaha yang beliau geluti pertama kali adalah usaha jual mobil, perdagangan tekstil, hasil bumi, ekspor impor, dengan cara yang sungguh berbeda. jika orang lain mengembangkan perusahaannya adalah untuk keuntungan materil saja, namun Jusuf Kalla memulai usahanya ibarat membangun sebuah negara seperti bermain game Age Of Empires.

Jusuf Kalla mulai mengembangkan ekonomi masyarakat di daerah melalui perkebunan, seprti mente, cokelat, kopi, dan lainnya, beliau berfikir waktu itu "Kalau ekonomi berkembang, orang bisa beli mobil." Mobil baru bisa laku kalau pendapatan masyarakat naik. jadi beliau berusaha untuk membantu supaya pendapatan masyarakat tersebut bisa naik terutama bagi masyarakat Sulawesi Selatan.

Dengan kegiatan beliau untuk meningkatkan ekonomi raknyat tersebut, Sulawesi Selatan bisa maju, tahun 1970-an beliau pernah membuat 80 kali pertemuan dalam setahun, berupa temu usaha dengan para petani cokelat dan juga perbankan. tidak hanya di kota Makassar, tetapi pada tingkat daerah produksi pertanian masyarakat juga meningkat terus. dengan meningkatnya produksi dan ekonomi masyarakat otomatis penjualan mobil jadi naik, akibat penjualan mobil meningkat, maka raknyat butuhkan jalan. kemudian dengan alasan itu Jusuf Kalla membuat perusahaan Kontrakstor untuk bikin jalan. Intinya menurut beliau, Bagaimana bisnis ini mengembangkan daerah.

Hubungan Ideal antara bisnis dan politik

Jusuf Kalla berpendapat bahwa dagang dan politik itu baik. yang salah itu kalau dagang politik. Karena kedua hal itu harus dipisahkan. tidak boleh ada deal-deal politik kepentingan komersial. Karena politik yang terbaik adalah untuk kepentingan umum.

JK Selalu Punya Solusi

Ditulis oleh seorang jurnais yang pernah menemui Jusuf Kalla mengatakan bahwa Jusuf Kalla adalah orang yang mudah ditemui, tidak membeda-bedakan dengan siapa dia berbicara, terutama ketika ada yang meminta pendapat dan masukan, dia selalu tekun dan sungguh-sungguh mendengarkan dan menatap lawan bicaranya. Beliau juga dikenal sebagai orang yang selalu memiliki solusi untuk setiap persoalan.

Terlahir dari ayah bernama Haji Kalla dan ibu Athirah ini dikenal karena karakter khusus yakni memiliki kemampuan kombinasi berfikir logis, spontan, tegas dan jenaka. dia mengakui karakternya itu di warisi dari sang ayah.

Dinamika dan pergulatan di bisnis dan politik terus mematangkan diri beliau. apalagi belia selalu berprinsip selalu mengerjakan sesuatu dengan tenang dan penuh nikmat karena beliau percaya bahwa setiap masalah pasti ada solusinya.

"Kalau terjadi apa-apa tenang saja.
Kalau rugi, ya itu resiko.
Tapi pasti ada solusinya."

Ketenangan dan sikap apa adanya, membuat orang lain tidak pernah tahu bagaimana keadaan yang dialami oleh keluarga beliau apakah bisnis keluarga berjalan lancar atau tidak. "Orang lain tidak tahu. Adik saya walaupun direktur utama tetap saja dia (bepergian) naik kelas ekonomi. Jadi banyak uang atau tidak orang lain tidak pernah tahu?"

Ketaatan Kapada Bangsa

Jusuf Kalla mengakui bahwa kalau orang tua beliau, Kalla dan Athirah, sangat menekankan ketaatan dalam berbisnis. itu sebabnya, dengan bangga beliau mengakui bahwa selama 58 tahun berbisnis di Makasar, perusahaannya tidak pernah telat bayar pajak, mungkin beliau beranggapan bahwa pajak ini utuk membangun bangsa, terlepas dari kejahatan yang dilakukan oleh orang-orang yang korupsi atas keuangan negara adalah persoalan lain.

Sikap

Tenang dan penuh syukur dalam menghadapi persoalan tidak berarti Jusuf Kalla berpasrah diri dalam menghadapi persoalan, pelajaran lain yang beliua dapat dari ayah belia adalah:
"Bapak saya bilang kalau naik mobil atau naik sepeda, kau harus merasa bahagia.
Kalau kau naik sepeda motor, Kau lihat orang yang naik sepeda.
Jangan lihat orang naik mobil.
Dan kalau kau naik mobil kau lihat orang yang naik sepeda motor.
Tapi dalam prestasi misalnya kalau lihat orang yang sudah sarjana, kau lihat itu.
Kau kejar.
Kita mesti lebih baik dari dia."
Kalimat itu begitu tertanam dalam diri Jusuf Kalla, membuahkan kebijaksanaan hidup yang luar biasa. jadi dalam menjalani kehidupan, demikian JK, kita harus melihat kebawah, tapi dalam mengejar prestasi, merujuklah keatas, kepada orang yang memiliki ilmu pengetahuan.
"Jadi kita tidak pernah susah. itu saja, simple hidup ini."
Sahabat Netter yang bahagia, demikian cerita singkat yang saya sampaikan kepada kita semua untuk kali ini adalah tentang Jusuf Kalla dengan dasar kehidupan yang kuat beliau adalah orang yang patut diperhitungkan dari segi apapun, tidak terkecuali dari segi bisnis dan politik.

Sahabat ambillah kebaikan dari seseorang yang masih dekat dengan kehidupan kita
ketika tidak bisa mengambil ikhtibar dari orang yang sudah lama meninggalkan kita
(www.netizeninfo.com)

1 comments :

  1. Sayang sekali Pak JK tidak sekharismatik dulu.

    Sekarang lebih banyak di belakang panggung poitik, wakaupun sering bicara dengan media.

    ReplyDelete