Sahabat netter yang budiman

Siapa yang tidak kenal dengan sosok pebisnis Chairul Tanjung, yang tiba-tiba meroket dan menjadi publik figur bagi golongan pebisnis, sampai-sampai kisahnya diperebutkan melalui tulisan yang telah dibukukan, bercerita tentang kisah suka dan dukanya Chairul Tanjung  atau lebih akrab dikenal dengan Bapak CT.

Muda, pribumi, idealis dan memulai usaha dari nol adalah gambaran pribadi Chairul Tanjung sekarang. Seorang Dokter gigi yang lompat pagar menjadikan dirinya sebagai pengusaha itu kini adalah pengendali imperium bisnis CT Corporation.

Laksana midas, CT menyentuh bisnisnya menjadi tambang emas yang terus tumbuh, bukan menyusust. Dari Bank Karman yang hanya beraset Rp 300 milyar, menjadi Bank Mega dengan ukuran seratus kali lipat. Dari TV 7 yang sempoyongan karena keberatan biaya, menjadi Trans 7 yang sangat menguntungkan.

Kini ketika Carrefour sudah digenggam, makin lengkap saja sayap usaha orang terkaya ke 937 di dunia tahun 2010 versi majalah Fobes, kemudian kekayaan CT meningkat pesat pada tahun 2014 mencapai 2,1 milyar USD karena itu menurut Fobes tahun 2014 CT sudah termasuk kepada orang terkaya nomor 375 dunia. CT Saat ini mengendalikan Bank, media, properti, serta beberapa bisnis lainnya yang satu sama lain bertentangan dengan backgroun pendidikannya.

Salah satu pengusaha tangguh (boleh kita katakan begitu) saat ini khairul tanjung adalah orang yang suka dan senang belajar kepada siapapun dan tidak pandang bulu apakah dia besar maupun kecil, terutama kepada sahabat-sahabatnya CT selalu memintai solusi dan pendapat. namun yang menjadi pijakan bisnis CT adalah kebiasaannya semenjak dulu untuk mandiri terutama pada saat menjalani pendidikan ia sudah biasa berbisnis, baik dikalangan internal pelajar dan atau mahasiswa, guru, dosen atau dikalangan masyarakat tempat tinggalnya.

Dasar Pemikiran CT dalam Bisnis

CT adalah orang yang menyenangi tantangan dalam melakukan bisnis, ia berpendapat bahwa berbisnis jangan as usual  namun lakukanlah hal baru yang orang lain belum melakukannya.

Sepenggal kisah CT terjadi ketika ia mau bikin Trans 7, salah satu temannya menyarankan supaya tidak mengambil bisnis itu, karena sang teman berpendapat bahwa sangat disayangkan dengan masa depan CT yang saat itu sudah memiliki Bank dan harus hancur dengan ikut serta dalam bisnis pertelevisian, memang saat itu TV 7 mengalami keberatan biaya, namun ia tetap maju dan mengembangkan bisnisnya dengan menggandeng ahli-ahli media yang memiliki vision ke depan. karena menurutnya bisnis merupakan proses, dan butuh dikelola oleh orang-orang yang  memiliki great vision didalamnya.

Menurut CT mengenai bisnis is not usual adalah bahwa bisnis adalah proses. Sebuah perusahaan hanya bisa maju kalau dia punya the great vision. Dari Vision, Pemimpin hebat, governance, harus dibuat menjadi strategi yang bagus. Tapi semua ini hanya bisa terwujudkan jikalau penggerak memiliki kemampuan implementasi, nah implementasi ini butuh keuletan, kesabaran, passion. semuanya itu baru bisa diwujudkan dengan sempurna jika manusia tersebut memiliki ilmu pengetahuan yang tertata.

Pandangan lain dari CT tentang Bisnis adalah bahwa melakukan bisnis bukanlah dengan cara yang gampangan, tidak sama dengan membalikkan telapak tangan, dibutuhkan sebuah kesabaran, dan tak pernah menyerah, jangan sampai mengambil jalan seketika, bahkan menghalalkan segala cara, karena dalam dunia usaha kesabaran adalah kunci utama dalam mencuri hati pasar. Membangun integritas adalah penting takkala pentingnya membangun relasi dengan siapa saja.

Adalah manusiawi ketika berusaha, seseorang ingin segera mendapatkan hasilnya, namun tidak semua usaha dapat diterima secara langsung, disampaing semua usaha itu ada kekuatan lain yang maha menetukan hasil usaha, ialah kekuatan Allah yang Maha Pemberi, untuk itu semua usaha yang diakukan dia menganggap ini adalah jalan yang telah di tentukan Allah untuknya untuk membantu bangsa ini.

Sahabat netter demikian sepenggal kisah tokoh bisnis kita saat ini, ingin tahu lebih dekat dengan kisah CT silahkan dibaca artikel dan buku-buku yang membedah tentang dirinya, sebagai catatan biografi Chairul Tanjung dilahirkan di Jakarta 16 Juni 1962, perah hidup miskin dan kaya bahkan pernah mengalami kebangkrutan dalam usahanya. Ayahnya adalah A.G Tanjung seorang wartawan sekaligus penerbit lima surat kabar di Jakarta pada masa Orde Baru, ibunya bernama Halimah seorang ibu rumah tangga. Pernah menjalani kulia sebagai Dokter gigi di Fakultas Kedokteran gigi, Universitas Indonesia (1987). Menjabat Menko Perekonomian pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono menggantikan Hatta Rajasa.

5 comments:

  1. keren, bukunya CT apa yah gan? jadi pengen cari juga.

    ReplyDelete
  2. benar-benar luar biasa, dari dokter jadi pengusaha
    dan masuk daftar orang terkaya dunia lagi ... hebat

    ReplyDelete
  3. ane penggemar berat bukunya nih judulnya si anak singkong kalo gak salah

    ReplyDelete