Cara Beternak Kerbau

Kali ini Peternakan Nusantara akan membahas tentang bagaimana caranya Beternak Kerbau.
Beternak Kerbau adalah salah satu upaya atau usaha untuk mendapatkan hasil dari peternakan tersebut, cara beternak kerbau tidak jauh berbeda dengan cara beternak sapi secara keseluruhan, namun ada beberapa kebiasaan antara kedua mamalia ini yang tidak dapat dipersamakan. cara beternaknya gampang-gampang susah seperti beternak sapi...ada untung ada rugi...namun ketika usaha ini ditangani dengan baik maka akan menghasilkan hasil yang baik pula.

Kunci Utama dari beternak kerbau adalah kondisi alam yang lembab dan atau basah karena pada dasarnya kerbau suka berenang atau dalam istilah lainnya adalah batanang (berkubang lumpur). Kunci Kedua adalah padang pengembalaan karena kerbau lebih senang memakan pucuk-pucuk rumput dan kerbau pintar sekali memilih rumput-rumput yang menjadi santapannya. alasan lainnya adalah benar saja kerbau pintar memilih pucuk rumput karena pada pucuk-pucuk rumput itu terdapat banyak sari makanan. sungguh insting yang luar biasa diberikan Allah sang Pencipta kepada Hewan. Kunci Ketiga adalah kesempatan karena dengan adanya kesempatan kita untuk meluangkan waktu sedikit saja merawat ternak ini maka dengan sendirinya kita akan mendapatkan hasil dari usaha beternak kerbau tersebut. Kunci Berikutnya adalah Kemauan...."Pepatah mengatakan ada kemauan ada jalan".  jika tidak ada kemauan manusia maka segala sesuatunya tidak akan dapat berlaku atau tidak akan dapat terlaksana. jadi sebenarnya kunci paling utama dari kesemuanya itu adalah Kemauan, karena dengan kemauan ada jalan, karena dengan kemauan kita dapat belajar, karena dengan kemauan kita dapat menghasilkan dan berhasil.

Karena cara beternak Kerbau dengan beternak Sapi pada umumnya sama maka kita tidak akan membahas cara peternakan kerbau ini secara keseluruhan, melainkan yang akan kita bahas adalah perbedaan cara beternak antara keduanya. saja.

Sesungguhnya terdapat beberapa perbedaan saja antara Kerbau dengan Sapi, diantaranya adalah bentuk tubuh kedua hewan ini, mungkin Hormonnya juga berbeda kerena selama ini saya belum pernah melihat hasil bahwa kerbau beranak sapi, begitu juga sebaliknya sapi beranak kerbau..kalaupun ada mungkin itu hanya kebetulan saja dan termasuk kepada peristiwa ajaib atau kecelakaan bukan termasuk kepada Sunnatullah ataupun hukum alam. Hukum alam mungkin  saja langsung menolak peristiwa itu sebagai salah satu yang disebut sebagai alami atau natural. perbedaan lainnya adalah bahwa kerbau memiliki tanduk lebih panjang dibandingkan sapi. kemudian kerbau memiliki kulit yang lebih tebal daripada sapi. dan bulu-bulu yang terdapat di badan kerbau lebih sedikit atau jarang-jarang dari pada bulu-bulu yang terdapat di badan sapi.






Untuk beternak kerbau kita sebaiknya berada dekat dengan sumber air atau dimana terdapat banyak air, sehingga setiap hari kerbau tersebut dapat mandi berenang dalam air tersebut. karena kebiasaan kerbau atau sifat alamiahnya membuat kerbau menjadi sehat dan memiliki semangat sehingga lebih cepat besar dan lebih menguntungkan bagi si pemelihara.

Keunikan yang terdapat pada Kerbau

Kerbau merupakan Hewan Mamalia yang memiliki sifat Nasionalisme, teritorial dan Sosialisme. Bagi siapa saja yang sering melakukan traveling mungkin sudah pernah bertemu dengan kumpulan atau kawanan kerbau yang lepas bebas di tengah hutan atau pinggir kali, atau jika seseorang yang senang dengan dunia binatang mungkin juga pernah melihat video kawanan kerbau liar..jika diperhatikan dalam kawanan kerbau yang banyak tersebut maka kita akan menemukan bahwa si raja hutan pun, takut dengan kawanan kerbau ini.

Kerbau dijadikan Nama Suatu Negeri (Sekelumit Cerita Tentang Adu Kerbau)

Padang, Sumatera Barat dan wilayah yang ada disekitarnya dikenal dengan istilah kampuang Minang Kabau (Menang Kerbau) sejarah minang mencatat bahwa pada jaman penjajahan belanda dahulu telah terjadi sebuah pertandingan adu kerbau antara Masyarakat minang dengan orang belanda, dimana saat itu orang belanda membawa seokor kerbau jantan besar yang siap diadu dan digadangkan sebagai pemenang pertandingan tersebut. namun demikian masyarakat Minang (dalam Hal ini adalah para niniak mamak, cerdik cendekia) yang terlibat dalam peristiwa tersebut menjadikan anak kerbau sebagai jagoannya.  ketika acara dilangsungkan orang asing menyangka bahwa orang-orang ini begitu bodoh karena untuk melawan seekor kerbau besar maka diperlukanlah kerbau yang besar pula...namun sangkaan tersebut ternyata salah. konon kabarnya kerbau kecil (anak kerbau) ini adalah anak kerbau yang sedang kuat menyusu dengan induknya dan sengaja dipisahkan dengan induk kerbau untuk beberapa saat sehingga rasa hausnya ingin menyusu sangatlah tinggi. kemudian untuk senjatanya diikatkanlah besi runcing, atau kalau pada ayam pisau yang diikatkan pada taji ayam, yang mana ujungnya sudah diasah setajam mungkin.
Maka Ketika kerbau kecil yang lagi kehausan dan kuat menyusu serta telah dipasangkan Taji pada tanduknya ini dilepas di lingkungan yang tidak ada satupun kerbau lainnya kecuali kerbau besar yang dibawa Belanda, sentak saja berlari dan meneruduk kerbau Jantan bersa tesebut. dan dengan senjata berupa Taji yang tajam telah diikatkan pada tanduknya sentak saja merobek-robek perut kerbau jantan besar tersebut, al Hasil matilah kerbau jantan besar milik Belanda, dengan demikian Menanglah Kerbau milik ninik mamak cs cendekian ini.

Mudah dijinakkan

Kerbau merupakan hewan peliharaan yang memiliki keistimewaan tersendiri, salah satu keistimewaan kerbau adalah bahwa hewan ini mudah dijinakkan.
Sedikit cerita dari saya untuk sahabat semua, cerita ini adalah mengenai pengalaman penulis dimasa lalu, semasa masih kecil dan masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Sepulangnya sekolah kami anak kampung tidak dapat menikmati permainan separti yang berlaku bagi anak-anak lainnya, ada beberapa pekerjaan rumah yang mesti kami kerjakan seperti membantu sebagian kecil pekerjaan orang tua.....masa itu sepulangnya dari sekolah saya dan teman-teman lainnya menyempatkan diri untuk bermain bersama, kemudian pada sore harinya membantu orang tua, ada kalanya, jualan di pinggir jalan, atau mengembalakan kerbau di jalanan kampung. Karena sifat kerbau yang suka makan pucuk-pucuk maka saya dan teman-teman mengiring kerbau ke tempat pengembalaan...karena sudah akrab dan sudah biasa maka kerbau-kerbau itu dengan mudah dipegang dan kemudian ditunggangi.... sambil memegang buku pelajaran seperti gambar anak gembala di buku "INI BUDI".

Kerbau adalah Hewan yang Tertib

Kerbau merupakan hewan mamalia yang tidak suka berak (buang air) sesukanya, meskipun kerbau adalah hewan yang suka mandi di kubangan lumpur, bukan berarti kerbau adalah hewan yang suka tidur dalam kubangan tinjanya, meskipun ada tapi itu bukanlah sifat naturalnya kerbau. Kerbau memiliki kebiasaan buang air besar pada satu tumpukan saja, instingnya akan mengiring kerbau untuk mengonggok kotorannya pada satu tempat saja..dan kebiasaannya tersebut terulang kembali ketika selesai makan. 

Baiklah Sahabat semuanya demikianlah sekilas cerita mengenai Memelihara Kerbau, kekuarangan tulisan ini masih banyak sekali dan saya berharap ada masukan atau diskusi dari sahabat semuanya tentang apa yang saya bahas di blog-blog yang saya miliki. semoga dapat berguna terikasih.

0 comments:

Post a Comment