Sahabat Ternak, Belum lama ini saya dikabarkan oleh salah seorang anggota kepolisian di wilayah Sumatera Barat bahwa telah terjadi penangkapan terhadap pelaku kejahatan dalam bidang penggelapan satwa dilindungi.
Berita ini disampaikan oleh anggota polisi yang tidak mau disebutkan namanya, namun ia berasal dari Kesatuan Polisi Polres Dharmasraya. berikut kronologi peristiwa yang diceritakan oleh Anggota Polisi tersebut:

Kejadian ini dialami pada malam hari dimana anggota polisi ini curiga dengan salah satu mobil yang sebenarnya sudah menjadi intaian polisi di salah satu kebun sawit di wilayah Kepolisian Polres Dharmasraya.

Mobil ini Berplat no B (Jakarta) yang baru saja satu bulan hilir mudik di wilayah kebun sawit tersebut, seluruh kaca mobil ditutupi dengan kaca film yang sangat gelap sehingga isi dalam mobil tidak bisa terlihat dari luar.

Beberapa lama di wilayah perkampungan ini, mobil tersebut sering keluar masuk namun hanya masuk ke kampung setelah malam datag sementara pada siang harinya mobil tersbut keluar kembali entah kemana.

Anggota Polisi dan warga disana bertanya-tanya siapakah pemilik mobil ini, dimana ia tinggal dan kenapa aktifitasnya selalu dilakukan pada malam hari saja.

Setelah lama sekali menunggu akhirnya Anggota Polisi yang sudah berkali bertanya mencoba untuk menghentikan mobil tersebut di tengah jalan, untuk ditanyai dan diperiksa namun pengemudi mobil memberikan jawaban yang tidak jelas dan bertele-tele menurut penilaian Anggota Polisi Tersebut.

Kondisi seperti ini menambah insting kecurigaan Polisi menjadi bertambah dan terus bertambah tajam, sehingga pada suatu malam Anggota Polisi ini setelah melaporkan gelagat tidak baik dari mobil ini akhirnya mendapatkan izin dari atasannya untuk menggeledah mobil tersebut.

Beberapa anggota lainpun di kumpulkan dan dilakukanlah pemberhentian terhadap mobil tersbut pada malam hari, tepatnya jam 2 malam saat mobil tersebut keluar dari dalam hutan sawit. saat dihentikan pelaku malah membukakan kaca mobil sedikit saja, dan saat mau di geledah pengemudi malah menghalang-halangi Anggota polisi yang sudah mendapatkan dan memperlihatkan surat izin menggeledah ini.

Akhirnya Anggota Polisi lain membantu untuk menahan sang supir tersebut, sehingga beberapa Anggota Polisi dapat menggeledah mobil tersebut. dan benar saja didalam mobil didapati beberapa hewan hidup dan bagian tubuh hewan langka yang dilindungi oleh undang-undang, seperti Ular, trenggiling, Landak dan Kepala Burung Enggang yang dilindungi oleh undang-undang.ternyata di wilayah lain di daerah sumatera juga tepatnya Bengkalis sebagaimana di kabarkan di (m.fokusriau.com)   bahwa pada hari Senin (12/11) sekitar pukul 20.30 WIB malam, Satuan Reskrim Polres Bengkalis berhasil menggagalkan penyeludupan 100 ekor trenggiling di dusun Merambung, Desa Sepahar, Kecamatan Bukit Batu, Hewan ini akan diseludupkan ke Malaysia dengan harga jual Rp 800 Juta lebih.

Akhirnya pelaku digiring ke Markas Kepolisian untuk diperiksa dan dimintai keterangannya dan Satwa-satwa tersebut di bawa dan dijadikan bahan bukti untuk menjerat pelaku penyeludupan tersebut.

0 comments:

Post a Comment