Selamat berjumpa kembali Sahabat Ternak ??!....
mengulas postingan sebelumnya, kali ini saya akan memberikan info mengenai Jenis-Jenis Kambing yang diternakkan di Indonesia.
Ada Banyak sekali Jenis kambing yang bisa dijumpai di Nusantara Namun ada yang baik untuk di pelihara sesuai dengan fungsinya ada yang kurang menguntungkan, hal ini tergantung kepada iklim dan ketersediaan makanan di tempat kita memelihara hewan ini.
Berikut adalah Jenis-Jenis Kambing beserta Ciri-cirinya: 

1. Kambing  Etawa


Kambing Ettawa atau dikenal juga dengan nama Kambing Jamnapari, merupakan jenis kambing unggul yang memiliki dua tipe fungsi yaitu sebagai kambing penghasil susu maupun kambing untuk penghasil daging.

Ciri-ciri kambing Etawa :
  • Badannya besar, tinggi kambing jantan 90 cm hingga 127 cm dan yang betina mencapai 92 cm.
  • Bobot yang jantan bisa mencapai 91 kg, sedangkan betina hanya mencapai 63 kg.
  • Telinganya panjang dan terkulai ke bawah.
  • Dahi dan hidungnya cembung.
  • Kambing jantan maupun betina bertanduk pendek.
  • Kambing Etawa mampu menghasilkan susu hingga tiga liter per har 
2. Kambing Kacang

Kambing kacang adalah ras unggul kambing yang pertama kali dikembangkan di Indonesia.
Ciri-ciri kambing kacang :
  • Tubuh kambing relatif kecil dengan kepala ringan dan kecil.
  • Telinganya tegak, berbulu lurus dan pendek.
  • Pada umumnya memiliki warna bulu tunggal putih, hitam, coklat, atau kombinasi ketiganya.
  • Kambing jantan maupun betina memiliki dua tanduk pendek.
  • Berat tubuh jantan dewasa dapat mencapai 30 kg, serta betina dewasa mencapai 25 kg.
  • Tinggi yang jantan 60 - 65 cm, sedangkan yang betina 56 cm.
  • Memiliki bulu pendek pada seluruh tubuh, kecuali pada ekor dan dagu, pada kambing jantan juga tumbuh bulu panjang sepanjang garis leher, pundak dan punggung sampai ekor dan pantat.


3. Kambing PE (Peranakan Etawa)

Kambing ini merupakan hasil persilangan antara kambing Etawa dengan kambing lokal/Kacang.
Ciri-ciri kambing Etawa :
  • Warna bulu belang hitam, putih, merah, coklat dan kadang putih.
  • Badannya besar sebagaimana Etawa, bobot yang jantan bisa mencapai 91 kg, sedangkan betina mencapai 63 kg.
  • Telinganya panjang dan terkulai ke bawah, bergelambir yang cukup besar
  • Dahi dan hidungnya cembung.
  • Kambing jantan maupun betina bertanduk kecil/pendek.
  • Daerah belakang paha, ekor dan dagu berbulu panjang
  • Kambing Etawa mampu menghasilkan susu hingga tiga liter per hari
4. Kambing Boer
Kambing Boer aslinya berasal dari Afrika Selatan dan telah menjadi ternak yang ter-registrasi selama lebih dari 65 tahun. Kata "Boer" artinya petani. Kambing Boer merupakan kambing pedaging yang sesungguhnya karena pertumbuhannya sangat cepat.  

5. Kambing Sanean
Kambing Saanen ini aslinya berasal dari lembah Saanen, Swiss (Switzerland) bagian barat.
 
Ciri-ciri kambing Saanen :

  • Bulunya pendek berwarna putih atau krim dengan titik hitam di hidung, telinga dan di kelenjar susu.
  • Hidungnya lurus dan muka berupa segitiga.
  • Telinganya sederhana dan tegak ke sebelah dan ke depan.
  • Ekornya tipis dan pendek.
  • Jantan dan betinanya bertanduk.
  • Berat dewasa 68-91 kg (Jantan) dan 36kg - 63kg (Betina), tinggi ideal kambing ini 81 cm dengan berat 61 kg, di saat tingginya 94 cm beratnya 81 kg. 
  • Produksi susu 740 kg/ms laktasi.
Demikian beberapa jenis kambing lengkap dengan ciri-cirinya, jika sahabat ingin detailnya dapat mengunjungi beberapa web berikut yang juga saya jadikan sebagai rujukan tulisan ini. http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000016923903/12-jenis-kambing-di-indonesia-cocok-untuk-qurban/ atau jika sahabat penasaran dengan bagaimana caranya beternak kambing itu sendiri dapat mengunjungi artikel dengan cara meng klik di sini.
Untuk jenis kambing yang penulis  sebutkan ini adalah pilihan dari kambing-kambing yang sangat berkualitas yang dapat dipelihara di dunia Nusantara, dengan ciri-ciri dan potensi yang dimiliki oleh masing-masing hewan ini. oleh karena itu jika sahabat ternak ingin memelihara kambing terutama sekali yang tentukan adalah untuk apa kambing ini dipelihara, apakah untuk pedaging, atau untuk penghasil susu, kemudian kondisi alam juga menentukan keberhasilan dalam beternak kambing ini. yang jelas jika sahabat bertanya kepada saya...manakah pilihan anda jika anda memelihara kambing? maka saya akan menjawab: yaitu kambing Peranakan Etawa (Persilangan antara kambing Etawa/Jamnapari dengan kambing lokal indonesia yaitu kambing kacang) atau jika punya kesempatan saya akan memelihara kambing Etawa itu sendiri, jika bibit aslinya tersedia di Negeri Nusantara.



0 comments:

Post a Comment