Salam, Apa Kabar Sahabat Ternak.....!???
Di Bumi Nusantara dapat dijumpai berbagai macam tumbuhan yang sangat berguna bagi kehidupan kita dan hewan yang ada di sekitar kita, tubuhan tersebut memiliki jenis dan kualitas gizi yang berbeda satu sama lainnya, meskipun demikian lahan masing-masing orang terbatas, karena orang lain juga memiliki hak terhadap lahannya masing-masing. berkenaan dengan itu bagi Sahabat Ternak tentu tahu bahwa kondisi seperti ini terkadang tidak menguntungkan, jika dibandingkan dengan kondisi para peternak di masa lalu, yang dapat mengembalakan ternaknya di ladang rumput yang luas.

Kondisi demikian tidak dapat lagi dirasakan oleh masyarakat sekarang karena sempitnya lahan pengembalaan, dan otomatis makanan ternak terbatas jumlahnya. Bagi Sahabat Ternak yang memelihara Kambing jangan berkecil hati dulu karena dengan terbatasnya lahan tersebut bukan berarti kita tidak punya peluang untuk meningkatkan usaha ternak kambing.

Untuk itu kita harus bisa memanfaatkan Limbah Pertanian Sebagai Makanan Alternatif Beternak Kambing. Baiklah Sahabat Ternak ada Beberapa makanan alternatif yang dapat kita gunakan sebagai makanan kambing.

Fermentasi Jerami

Menurut Wikipedia Jerami merupakan tangkai dan batang Sirealia yang telah kering, setelah biji-bijinya dipisahkan. Kebiasaan masyarakat di pedesaan jika panen padi, padinya diambil dan jeraminya dibuang begitu saja. sedangkan jika diambil jeraminya hanya dapat beberapa beban saja untuk ternak kita, termasuk kambing, karena jerami jika sudah disimpan beberapa hari akan menjadi terlalu kering dan tidak dimakan lagi oleh hewan ternak oleh karena itu dengan memadukan teknologi kedalamnya kita dapat menjadikan jerami tersebut sebagai pakan alternatif yang disimpan di digudang sebagai cadangan ketika kita kehabisan makanan. sehingga berapapun kambing yang kita pelihara bisa diatasi dengan membuat storage makanan.

Bahan yang dibutuhkan untuk Fermentasi Jerami adalah:
  • Jerami dengan tingkat kering 60 - 80 % sebanayak 1 Ton
  •  Pupuk UREA sebanyak 5kg
  • Gula Tebu sebanyak 2,5kg
  • Air Secukupnya.
Cara melakukan Fermentasi Jerami ini sangat mudah sekali, yang  penting sahabat ada kemauan dan memiliki tempat yang cukup untuk menumpuk jerami tersebut di suatu tempat yang terlindung dari air hujan selama lebih kurang 21 hari. Caranya adalah:
  • Rebus terlebih dahulu Gula Tebu tadi dengan air secukupnya sampai semuanya cair kembali.
  • Campurkan gula tebu dengan UREA pada suatu wadah penampung dengan diberi air secukupnya.
  • Silahkan Sahabat tumpuk jerami tersebut di gudang yang telah disediakan dengan ketinggian 10 cm.
  •  di atas tumpukan jerami tersebut taburkan gula tebu yang sudah dicampur UREA.
  • kemudian tumpuk kembali Jerami dengan ketinggian 10 cm lagi.
  • Kemudian di atasnya taburkan kembali gula tebu yang sudah dicampur UREA tersebut.
  • Lakukan hal yang sama sampai bahan campuran dan Jerami tadi habis
  • Lalu tutup jerami dengan plastik atau terpal di bagian atasnya.
  • Tunggu selama 21 hari proses fermentasi sedang berlangsung.
  • setelah itu buka tutup jerami dan jerami sudah siap untuk diberikan keternak sahabat.
Demikianlah cara melakukan Fermentasi Jerami yang dapat membantu sahabat dalam urusan makanan Kambing dalam kondisi yang sulit. selamat mencoba dan semoga berhasil.

Selain Jerami ada lagi Limbah Pertanian Sebagai Makanan Alternatif Kambing, seperti Limbah Batang Pisang, Limbah Kulit Coklat (Kakao), Limbah Sawit dan lain lain. untuk itu sahabat harus banyak-banyak berkonsultasi dengan dinas peternakan di wilayah sahabat.
Demikian dulu Semoga bermanfaat dan Salam Ternak....????! 




0 comments:

Post a Comment